[Artikel] #ParaPencariGA: Celoteh Tes Kerja


Dalam urusan ikut serta #ParaPencariGA, saya bersedia berceloteh mengenai bagian hidup saya. Cerita tentang bagaimana saya bisa bekerja di RS Sumber Kasih, salah satu rumah sakit swasta di Cirebon.

Saya sudah bekerja di RS Sumber Kasih selama 6 tahun 2 bulan 28 hari (per tanggal 28 Maret 2017). RS Sumber Kasih merupakan tempat kerja pertama saya. Betah ya? 

Lulus SMA, saya tidak langsung kuliah. Faktor ekonomi yang menghambat. Satu tahunan saya bekerja di Jakarta Utara bersama Paman, kemudian setelah uang gaji terkumpul, saya pulang mendaftar di salah satu kampus. Saya kuliah mengambil jurusan Akuntansi Komputer.

Pada semester 3, kampus mulai menyalurkan mahasiswanya untuk bekerja. Beberapa teman saya sudah diminta membuat curriculum vitae (CV) yang akan dilimpahkan ke RS Sumber Kasih, kemudian yang terpilih akan dites.Pada gelombang pertama, nama saya tidak tercantum. Ada rasa iri sebab teman dekat saya yang satu desa sudah terpilih. Gelombang pertama berlalu dan saya pun tidak mendengar hasilnya seperti apa. Lalu, tidak lama kemudian Staf Bagian Kemahasiswaan memanggil saya. Beliau meminta saya untuk membuat CV yang akan disalurkan ke RS Sumber Kasih gelombang kedua. Pada gelombang pertama tidak ada yang lolos.


Tes tulis dilaksanakan di kampus. Ada sekitar 20 mahasiswa yang terdaftar. Sorenya, saya menerima telepon dari HRD RS Sumber Kasih jika saya masuk tahapan berikutnya, tes wawancara. Rasa bahagia membuncah. Ini pertama kalinya saya melewati proses pencarian kerja.

Di hari yang terjadwal, saya datang ke rumah sakit. Ini pun dengan petunjuk banyak teman, secara saya tidak hafal jalan dan saya datang menggunakan angkutan umum. Wawancara dilakukan bersama manajer keuangan (Bpk. Febriyan Lukito) dan HRD (Ibu Vonny). Pertanyaan yang muncul adalah penegasan jawaban tertulis yang sudah saya bubuhkan di waktu tes tulis. Selain itu, Bpk. Febri juga menguji wawasan akuntansi saya dengan menggunakan pertanyaan simulasi.

Pada bagian tes wawancara ini, saya perlu ungkapkan beberapa hal: Jadilah calon karyawan yang cerdas namun tidak sombong. Berimprovisasilah dalam menjawab. Jangan tunjukkan ketidaktahuan kamu dengan bahasa tubuh malu. 

Sorenya saya kembali ditelepon jika saya lolos tes wawancara. Saya perlu melakukan tes terakhir, tes kesehatan. Tes ini dilakukan besoknya di rumah sakit. Hasilnya saya sehat. Hari itu juga saya dan HRD membicarakan kontrak. Saya lolos dan tercatat sebagai karyawan baru di RS Sumber Kasih. Di kontrak saya mulai masuk tanggal 1 Desember 2009. Tetapi saya sudah masuk bekerja sebelum tanggal ini sebagai bentuk adaptasi. 

Sebenarnya, siapa pun bisa belajar cara berhasil tes kerja dari buku atau internet. Dan saya kira hal pentingnya dari bekerja bukan pada saat tes itu. Melainkan setelah masuk kerja. Saya pernah mau menangis menghadapi manajer keuangan yang selalu mengembalikan dokumen yang saya buat. Rasanya saya salah melulu dan saya merasa kok saya bodoh banget. Tetapi itu hanya diawal. Saya datang ke kantor paling awal dan pulang lebih sore. Saya mempelajari banyak hal dengan lebih giat. 

Selama di RS Sumber Kasih saya sudah mengalami pergantian posisi beberapa kali. Awal diterima saya ditempatkan di bagian Account Payable (AP). Tugasnya kontra bon, rekonsiliasi Hutang, rekonsiliasi Bank, dan cek nominal dokumen pembayaran. Lalu, saya dipindah ke bagian General Ledger (GL). Tugasnya mengontrol tampilan akun di buku besar. Ini berhubungan dengan laporan keuangan. Saya juga cek pemilihan akun pada dokumen pembayaran. Dan posisi saya terakhir sampai sekarang adalah Pajak. Tugasnya mengurusi pajak rumah sakit dan aset.

Ada satu poin penting yang perlu saya sampaikan. Ijazah itu perlu. Kalian butuh menjadi D3 atau S1. Ini akan memudahkan kalian mendapatkan pekerjaan di tempat lain. Saya sendiri mengalami drop out dari kampus. Sehingga sampai saya menulis posting-an ini, saya tercatat lulusan SMA. Pekerjaan saya jadi lebih berat. Saya harus bisa bersaing dengan karyawan baru.

Mungkin itu saja celoteh saya mengenai bagaimana saya bisa diterima bekerja di RS Sumber Kasih. Semoga cerita di atas memberikan gambaran tes bekerja untuk kalian.


0 komentar:

Post a Comment