Unboxing Lalita

Melanjutkan cerita beli buku yang kemarin kurang lengkap, hari ini saya lengkapi biar nggak gantung ya. Di postingan kemarin itu saya sempet menyinggung kalau saya beli 2 buku dari budget yang terbatas. Buku keduanya itu yang kemarin di-unboxing: 24 Jam Bersama Gaspar. Lalu buku yang keduanya apa?

Penampakan paket yang udah jelas pengirimnya, hehe

Buku keduanya saya beli di akun shopee gramedia. Rada menantang sih buat milih buku yang mau dibeli tapi budget terbatas. Maunya semua buku dibeli, tapi apalah daya. Namun akhirnya saya buka wishlist yang sempet saya tulis di blog ini. Dan setelah ditimbang matang-matang akhirnya saya memutuskan melengkapi series yang sedang saya kumpulkan.

Intipan pertama hiya..hiya..

Buku #3, Lalita


Yup
! Saya akhirnya beli buku Ayu Utami yang judulnya Lalita. Buku ini lanjutan series Bilangan Fu. Buku yang bener-bener saya suka karena pengetahuan dan karakter tokohnya yang menarik. Sedang mengumpulkan niat juga untuk membaca ulang buku pertamanya, Bilangan Fu, lalu akan dilanjutkan ke buku keduanya, Manjali.

Buku #1, Bilangan Fu

Buku #2, Manjali


Yang bikin series Bilangan Fu ini menarik, karena muatan ceritanya yang padat. Kalo mau dibandingkan, mirip-mirip series Supernova karya Dee Lestari sih. Di Bilangan Fu kita bakal diajak berkeliling menyelami sejarah dari situs-situs kuno, sedangkan di Supernova kita akan diajak berfantasi dengan hal-hal ajaib soal takdir. 

Muatan sejarahnya yang kadang bikin saya melongo, takjub aja dengan cerita yang lebih mendalam, ketimbang sejarah di buku teks pas jaman sekolah dulu. Dan membayangkan kejadian sejarah di buku series ini, semacam kita memindahkan diri kita ke kejadian tersebut, dan kita sebagai penontonnya langsung.

Selain itu, di Bilangan Fu juga sedikit banyak menyerempet hal-hal berbau seksual. Rada bikin gerah tapi sumpah asyik menikmati narasinya. Hayooo, yang suka adegan ena-ena di bacaan, bisa nih buku ini masuk ke daftar panjang buat dibaca.

Jadi, sekian cerita unboxing untuk dua novel yang saya beli di waktu bersamaan tapi datangnya silih gantian. Jika kalian ada yang sudah baca kedua bukunya, boleh lah colek saya di kolom komentar untuk kesannya.

Terakhir, selamat membaca buku!

2 comments:

  1. Sebagai pecinta novel roman aku sukaaaa narasi ena ena kok #wkwkwkw

    aku ayu utami kemaren belinya yang tokohnya oarang jati itu juga abis liat kamu sering review ayu utami din...yang bolak balik bilang bilangan fu....tali anatomi rasaku masih diplastik wkwkw

    oh kalau ada ekspedisinya aku ingat afoma karsanya dee tali blom takbaca juga ..tebel banget hihihi...
    kalau yang ini lebih ke sejarah ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amanlah kalo dibaca Mbak Nita, sudah cukup umur dan sudah menikah ini, hehe.

      Wah, yang anatomi rasa menurut saya lebih pusing memahaminya, soalnya ada mantra-mantra begitu. Tapi bagian lainnya menarik, kayak cara mengendalikan diri begitu.

      Aroma karsa sempet baca, tapi nggak tau kenapa tiba-tiba merasa nggak suka. Dan alhasil bukunya saya jual. Tapi sempet kepikiran pengen baca lagi, siapa tau waktu itu memang nggak mood dengan ceritanya.

      Bener, kalo series Bilangan Fu lebih bahas ke sejarah.

      Delete